Kamis, 26 Mei 2016
contoh PPT Sistim Pencernaan yang baik dan benar
PPT Sistim Pencernaan yang baik dan benar https://drive.google.com/file/d/0B3NBZStOFrPDX0pkQkNWd3JKQW8/view?usp=sharing
Kamis, 17 Maret 2016
Media Visual
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Media Visual
Media Visual (Daryanto, 1993:27), artinya semua alat peraga
yang digunakan dalam proses belajar yang bisa dinikmati lewat panca-indera
mata.Media visual ( image atau perumpamaan) memegang peran yang sangatpenting
dalam proses belajar. Media visual dapat memperlancar pemahaman dan memperkuat
ingatan. Visual dapat pula menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan
hubungan antara isi materi pelajaran dengan dunia nyata.
Agar menjadi efektif, visual sebaiknya ditempatkan pada
konteks yang bermakna dansiswa harus berinteraksi dengan visual ( image ) itu
untuk meyakinkan terjadinya proses informasi. Dengan demikian media visual
dapat diartikan sebagai alat pembelajaran yang hanya bisa dilihat untuk
memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan akan isi materi pelajaran.
Media Visual yang bergerak ialah media yang dapat
menampilkan atau membiaskan gambar atau bayangan yang dapat bergerak di layar
bias, seperti: bias gambar-gambar yang ditampilkan oleh motion picture film dan
loopfilm.
Masing-masing media baik yang bergerak maupun yang tak
bergerak dilihat penggunaannya tak lepas dari kelebihan dan keterbatasan yang
ada, tergantung pada situasi dan kondisi pengoperasiannya.
2.2
Fungsi dan Manfaat Media Visual
Media visual berfungsi untuk menyalurkan pesan
dari sumber ke penerima pesan. Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam
simbol-simbol visual. Selain itu, fungsi media visual adalah untuk menarik
perhatian, memperjelas sajian ide, menggambarkan atau menghiasi fakta yang
mungkin akan cepat dilupakan jika tidak divisualkan.
2.3 Macam- macam Media Visual
Media Visual terdiri dari:
1. Media yang tidak
diproyeksikan.
a.
Media realia adalah benda nyata.
Benda
tersebut tidak harus dihadirkan di ruang kelas, tetapi siswa dapat melihat
langsung ke obyek. Kelebihan dari media realia ini adalah dapat memberikan
pengalaman nyata kepada siswa. Misal untuk mempelajari keanekaragaman makhluk
hidup, klasifikasi makhluk hidup, ekosistem, dan organ tanaman.
b. Model adalah benda
tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan representasi atau pengganti dari
benda yang sesungguhnya. Penggunaan model untuk mengatasi kendala tertentu
sebagai pengganti realia. Misal untuk mempelajari sistem gerak, pencernaan,
pernafasan, peredaran darah, sistem ekskresi, dan syaraf pada hewan.
c. Media grafis
tergolong media visual yang menyalurkan pesan melalui simbol-simbol visual.
Fungsi dari media grafis adalah menarik perhatian, memperjelas sajian
pelajaran, dan mengilustrasikan suatu fakta atau konsep yang mudah terlupakan
jika hanya dilakukan melalui penjelasan verbal.
2.
Media proyeksi.
1. Transparansi OHP
merupakan alat bantu mengajar tatap muka sejati, sebab tata letak ruang kelas
tetap seperti biasa, guru dapat bertatap muka dengan siswa (tanpa harus
membelakangi siswa). Perangkat media transparansi meliputi perangkat lunak
(Overhead transparancy / OHT) dan perangkat keras (Overhead projector / OHP).
Teknik pembuatan media transparansi, yaitu:
- Mengambil dari bahan cetak dengan teknik tertentu.
- Membuat sendiri secara manual.
- Mengambil dari bahan cetak dengan teknik tertentu.
- Membuat sendiri secara manual.
2. Film bingkai / slide
adalah film transparan yang umumnya berukuran 35 mm dan diberi bingkai 2X2
inci. Dalam satu paket berisi beberapa film bingkai yang terpisah satu sama
lain. Manfaat film bingkai hampir sama dengan transparansi OHP, hanya kualitas
visual yang dihasilkan lebih bagus. Sedangkan kelemahannya adalah beaya
produksi dan peralatan lebih mahal serta kurang praktis. Untuk menyajikan
dibutuhkan proyektor slide.
Pengenalan
Beberapa Media Visual, antara lain sebagai berikut :
A.
Media Grafis
Media Grafis adalah media visual yang menyajikan
fakta, ide atau gagasan melalui penyajian kata- kata, kalimat atau angka-
angka, dan symbol/ gambar. Grafis biasanya digunakan untuk menarik perhatian.
Memperjelas penyajian ide, dan mengilustrasikan kata- kata sehingga menarik
perhatian dan diingat orang.
a. Gambar atau
foto
Gambar/ foto adalah media yang paling umum
dipakai. Gambar/ foto merupakan bahasa yang paling umum sehingga mudah
dimengerti.
Manfaat atau kelebihan gambar atau
foto sebagai media pembelajaran adalah:
v Memberikan tampilan
yang sifatnya konkrit.
v Gambar dapat mengatasi
batasan ruang dan waktu.
v Gambar atau foto dapat
mengatasi keterbatasan pengamatan kita.
v Dapat memperjelas
suatu masalah, dalam bidang apa saja dan untuk tingkat usia berapa saja.
v Murah harganya dan
mudah didapat serta digunakan tanpa memerlukan peralatan khusus.
b) Sketsa
Sketsa merupakan gambar yang merupakan
draft kasar yang menyajikan bagian-bagian pokoknya saja tanpa detail. Sketsa
selain dapat menarik perhatian peserta atau siswa juga dapat menghindari
verbalisme dan dapat memperjelas penyampaian pesan.
a. Diagram
Berfungsi sebagai penyederhana sesuatu yang kompleks
sehingga dapat memperjelas penyajian pesan. Isi diagram pada umumnya berupa
petunjuk-petunjuk. Sebagai suatu gambar sederhana yang menggunakan garis dan
simbol, diagram menggambarkan struktur dari objeknya secara garis besar,
menunjukkan hubungan yang ada antar komponennya atau sifat-sifat proses yang
ada.
Ciri-ciri dari sebuah diagram yang baik
adalah:
v
Benar, digambar rapi, diberi judul, label dan penjelasan-penjelasan yang perlu.
v
Cukup besar dan ditempatkan strategis.
v
Penyusunannya disesuaikan dengan pola membaca yang umum, dari kiri ke kanan dan
dari atas ke bawah.
b. Bagan/Chart
Terdapat dua jenis chart yaitu chart yang menyajikan
pesannya secara bertahap dan chart yang menyajikan pesannya sekaligus.
Chart yang menyajikan pesannya secara bertahap misalnya adalah flipchart atau
hidden chart, sementara bagan atau chart yang menyajikan pesannya secara
langsung misalnya bagan pohon (tree chart), bagan alir (flow chart), ataubagan
garis waktu (time line chart).
Bagan atau chart Berfungsi untuk menyajikan ide-ide atau
konsep-konsep yang sulit jika hanya disampaikan secara tertulis atau lisan
secara visual. Bagan juga mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari
suatu presentasi.
Dalam bagan biasanya kita menjumpai jenis media visual lain
seperti gambar, diagram, atau lambing-lambang verbal.
Ciri-ciri bagan sebagai media yang
baik adalah:
v Dapat
dimengerti oleh pembaca.
v Sederhana
dan lugas tidak rumit atau berbelit-belit.
v Diganti
pada waktu-waktu tertentu agar selain tetap mengikuti perkembangan jaman juga
tidak kehilangan daya tarik.
c. Grafik
Grafik adalah gambar sederhana yang
mengguanakan titik-titik, garis atau gambar. Fungsi grafik adalah untuk
menggambarkan data kuantitatif secara teliti, menerangkan perkembangan atau
perbandingan sesuatu objek atau peristiwa yang saling berhubungan secara
singkat dan jelas.
d. Kartun
Yaitu penggambaran dalam bentuk lukisan atau karikatur
tentang orang, gagasan, atau situasi yang didesain untuk mempengaruhi opini
masyarakat. Kegunaan kartun dalam pengajaran dapat memperjelas rangkaian isi
bahan dalam satu urutan logis atau mengandung makna.
Pemilihan kartun yaitu:
1) Pemakaiannya sesuai dengan
tingkat pengalaman.
2) Kesederhanaan.
3) Lambang yang jelas.
Penggunaan kartun yaitu:
1) Untuk motivasi.
2) Sabagai ilustrasi.
3) Untuk kegiatan siswa.
e. Poster
Poster dapat dibuat di atas kertas, kain,
batang kayu, seng dan sebagainya. Poster tidak saja penting untuk menyampaikan
pesan atau kesan tertentu akan tetapi mampu pula untuk mempengaruhi dan
memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya.
f.
Papan planel
Papan Planel yaitu papan yang dilapisi kain
flannel untuk menyajikan gambar atau kata- kata yang mudah ditempel dan mudah
pula diepas. Papan planel merupakan media visual yang efektif dan mudah untuk
menyampaikan pesan-pesan tertentu kepada sasaran tertentu pula.
Kelemahannya papan planel, antara lain sebagai berikut :
1.
Walaupun bahan flanel dapat menempel pada sesamanya, tetapi hal ini tidak
menjamin pada “bahan yang berat”, karena dapat lepas bila ditempelkan.
2.
Bila terkena angin sedikit saja, bahan yang ditempel pada papan flanel tersebut
akan berhamburan jatuh.
Kelebihannya papan flannel, antara lain sebagai berikut :
1.
Karena kesederhanaan papan flanel dapat dibuat sendiri oleh guru.
2.
Dapat dipersiapkan terlebih dahulu dengan teliti.
3.
Dapat memusatkan perhartian siswa terhadap suatu masalah yang dibicarakan.
4.
Dapat menghemat waktu pembelajaran karena segala sesuatunya sudah dipersiapkan
dan peserta didik dapat melihat sendiri secara langsung.
g. Papan Buletin.
Papan Buletin berfungsi untuk memberitahukan
kejadian dalam waktu tertentu. Papan ini adalah papan biasa tanpa dilapisi kain
flannel. Gambar- gambar atau tulisan- tulisannya biasanya langsung ditempelkan
dengan menggunakan lem atau alat penempel lainnya.
Kelebihan media grafis, antara lain sebagai berikut :
Kelemahan media grafis, antara lain sebagai berikut :
B.
Media Bahan Cetak
Media bahan cetak adalah media visual yang
pembuatannya melalui proses pencetakan/ printing atau offset. Media bahan cetak
ini menyajikan pesannya melalui huruf dan gambar- gambar yang diilustrasikan
untuk lebih memperjelas pesan atau informasi yang disajikan.
Jenis media bahan cetak diantaranya
adalah :
1. Buku Teks
Buku Teks, yaitu buku tentang suatu bidang
studi atau ilmu tertentu yang disusun untuk memudahkan para guru dan siswa
dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran. Penyusunan buku teks ini disesuaikan
dengan urutan dan ruang lingkup GBPP tiap bidang studi tertentu.
Dalam memilih sebuah buku sebaiknya diperhatikan hal- hal
sebagai berikut :
a.
Substansi materi.
b.
Memiliki daya tarik.
c.
Mudah dipahami.
d.
Mudah dibaca.
2. Modul
Modul, yaitu suatu paket yang disusun
dalam bentuk satuan tertentu dan didesain sedemikian rupa guna kepentingan
belajar siswa. Satu paket modul biasanya memiliki komponen petunjuk guru,
lembaran kegiatan siswa, lembaran kerja siswa, kunci lembaran kerja, lembaran
tes, dan kunci lembaran tes.
Dalam memilih modul sebaiknya diperhatikan hal sebagai
berikut :
a.
Substansi materi relevan dengan kompetensi dasar atau materi pokok yang harus
dikuasai oleh peserta didik.
b.
Modul tersusun secara lengkap, paling tidak mencakup antara lain; judul,
pernyataan kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik, petunjuk
menggunakannya, informasi, langkah kerja, dan penilaian.
c.
Materi memberikan penjelasan secara lengkap tentang definisi, klasifikasi,
prosedur, perbandingan, rangkuman dan sebagainya.
d.
Padat pengetahuan.
e.
Kebenaran materi dapat dipertanggungjawabkan.
f.
Kalimat yang disajikan singkat, jelas.
g.
Menuntun guru dan siswa sehingga mudah digunakan.
h.
Beberapa modul dapat di download dari internet.
3. Bahan
Pengajaran Terprogram
Bahan Pengajaran Terprogram, yaitu program pengajaran
individual, hampir sama dengan modul. Perbedaannya dengan modul, bahan
pengajaran terprogram ini disusun dengan topic- topic kecil untuk setiap
bingkai/ halamannya. Satu bingkai biasanya berisi informasi yang merupakan
bahan ajaran, pertanyaan, dan balikan/ respons dari pertanyaan bingkai lain.
Kelebihan media bahan cetak, antara lain :
Kelemahan media bahan cetak, antara lain :
C.
Media Gambar Diam
Media Gambar Diam adalah media visual yang berupa
gambar yang dihasilkan melalui proses fotografi. Jenis media gambar diam
ini adalah foto.
Foto/gambar memiliki makna yang lebih baik dibandingkan
dengan tulisan. Foto/gambar sebagai bahan ajar tentu saja diperlukan satu
rancangan yang baik agar setelah selesai melihal sebuah atau serangkaian
foto/gambar siswa dapat melakukan sesuatu yang pada akhirnya menguasai satu
atau lebih kompetensi dasar. Foto/gambar yang didesain secara baik dapat
memberikan pemahaman yang lebih baik.
Sebuah gambar yang bermakna paling tidak memiliki kriteria
sebagai berikut:
1) Gambar harus mengandung sesuatu
yang dapat dilihat dan penuh dengan informasi/data. Sehingga gambar tidak hanya
sekedar gambar yang tidak mengandung arti atau tidak ada yang dapat dipelajari.
2) Gambar bermakna dan dapat
dimengerti sehingga, si pembaca gambar benar-benar mengerti, tidak salah
pengertian.
3) Lengkap, rasional untuk
digunakan dalam proses pembelajaran, bahannya diambil dari sumber yang benar.
Sehingga jangan sampai gambar miskin informasi yang berakibat penggunanya tidak
belajar apa-apa.
Dalam memilih sebuah gambar/ foto sebaiknya diperhatikan
hal- hal sebagai berikut :
a.
Substansi materi yang disajikan dalam bentuk foto / gambar harus memiliki
relevansi dengan kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik.
b.
Gambar yang disajikan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
c.
Ditampilkan dengan skala yang sesuai sehingga terlihat logis dan enak dilihat.
d.
Gambar menampilkan judul atau keterangan.
e.
Beberapa
foto / gambar dapat dibeli di toko buku.
Kelebihan Media Gambar Diam, antara lain :
Kelemahan Media Gambar Diam, antara lain :
D.
Media Proyeksi Diam
Media Proyeksi Diam adalah media visual yang
diproyeksikan atau media yang memproyeksikan pesan, dimana hasil proyeksinya
tidak bergerak atau memiliki sedikit unsur gerakan.
Jenis Media Proyeksi Diam diantaranya OHP/ OHT, Opaque
Projector, Slide, dan FilmStrip.
a) Media OHP/ OHT
OHT ( Overhead Transparency ) adalah media visual yang
diproyeksikan melalui alat proyeksi yang disebut OHP ( Overhead Projector ).
OHT terbuat dari bahan transparan yang biasanya berukuran 8,5 x 11 inchi.
Ada 3 jenis bahan yang dapat
digunakan sebagai OHT, diantaranya :
1. Write
on film ( plastic transparansi ), yaitu jenis transparensi yang dapat
ditulisi atau digambari secara langsung dengan menggunakan spidol.
2. PPC
transparansi film ( PPC = Plain Paper Copier ), yaitu jenis transparansi
yang dapat diberi tulisan atau gambar dengan menggunakan mesin fotocopy.
3. Infrared
transparency film, yaitu jenis transparansi yang dapat diberi tulisan atau
bergambar dengan menggunakan mesin thermofax.
OHP ( Overhead Projector ) adalah media yang digunakan untuk
memproyeksikan program- program transparansi pada sebuah layar. Biasanya alat
ini digunakan sebagai pengganti papan tulis.
Ada 2 jenis model OHP, yaitu :
1. OHP
Classroom, yaitu OHP yang dirancang dan dibuat secara permanen untuk di
simpan di suatu kelas atau ruangan. Biasanya memiliki bobot yang lebih berat
dibandingkan dengan OHP jenis portable.
2. OHP
Portable, yaitu OHP yang dirancang agar mudah dibawa kemana- mana, sehingga
ukuran dan bobot beratnya lebih ringkas.
Kelebihan Media OHT/ OHP, antara lain :
1.
Dapat digunakan untuk menyajikan pesan di semua ukuran ruangan kelas.
2.
Menarik, karena memungkinkan penyajian yang variatif, dan disertai dengan
warna- warna yang menarik.
3.
Tatap muka dengan siswa selalu terjaga dan memungkinkan siswa untuk mencatat
hal- hal yang penting.
4.
Tidak memerlukan operator secara khusus dan tidak pula memerlukan penggelapan
ruangan.
5.
Dapat menyajikan pesan yang banyak dalam waktu yang relative singkat.
6.
Program OHT dapat digunakan berulang- ulang.
Kelemahan Media OHT/ OHP, antara lain :
1.
Memerlukan perencanaan yang matang dalam pembuatan dan penyajiaannya.
2. OHT
dan OHP merupakan hal yang tak dapat dipisahkan, karena sebuah gambar dalam
kertas biasa tidak bisa diproyeksikan melalui OHP.
3.
Urutan OHT mudah kacau, karena merupakan urutan yang lepas.
b) Media Opaque
Projector
Opaque Projector atau proyektor tak tembus pandang
adalah media yang digunakan untuk memproyeksikan bahan dan benda- benda yang
tidak tembus pandang, seperi buku, foto, dan model- model, baik yang dua
dimensi maupun yang tiga dimensi. Berbeda dengan OHP, opaque projector ini
tidak memerlukan transparansi, tetapi memerlukan penggelapan ruangan.
Opaque Projector biasanya dapat pula digunakan dapat pula
digunakan untuk memproyeksikan film bingkai/ slide akan tetapi tidak dilengkapi
dengan tape recorder.
Kelebihan dan kelemahan media opaque projector ini hampir
mirip dengan kelebihan dan kelemahan OHP dan media slide. Oleh karena opaque
projector dengan segala karakteristiknya berfungsi sebagai OHP dan Slide
Proyektor.
c) Media Slide
Media Slide atau film bingkai adalah media
visual yang diproyeksikan melalui alat yang disebut dengan Proyektor Slide.
Slide atau film bingkai terbuat dari film positif yang kemudian diberi bingkai
yang terbuat dari karton/ plastik. Film positif yang biasanya digunakan untuk
film slide adalah film yang ukurannya 35 mm dengan ukuran bingkai 2 x 2 inchi.
Sebuah program slide biasanya terdiri atas beberapa bingkai yang banyaknya
tergantung pada bahan atau materi yang akan disampaikan.
Kelebihan Media Slide, antara lain :
Kelemahan Media Slide, antara lain :
d) Media FilmStrip
Film Strip atau Film Rangkai atau Film Gelang
adalah media visual proyeksi diam, yang pada dasarnya hampir sama dengan media
slide. Hanya film strip ini terdiri dari beberapa film yang merupakan satu
kesatuan ( merupakan gelang, dimana antara ujung yang satu dengan ujung yang
lainnya bersatu ). Jumlah frame atau gambar dari suatu filmstrip ada yang
berjumlah 50 buah dan ada pula yang berjumlah 75 buah dengan panjang 100 sampai
130 cm.
Kelebihan filmstrip dibandingkan dengan film slide adalah
media filmstrip mudah penggandaannya karena tidak memerlukan bingkai, juga
frame- frame filmstrip tidak akan tertukar karena merupakan satu kesatuan. Akan
tetapi pengeditan dan perbaikan/ revisi filmstrip relative agak sukar, karena
harus dilaboratorium khusus.
2.4
Pemilihan media visual
Untuk mempermudah penyampaian materi kepada peserta didik
perlu dipilih media yang tepat. Ketepatan dalam pemilihan media visual
menyebabkan proses pembelajaran menjadi lancar dan materi yang disampaikan
dipahami peserta didik. Misalnya Guru pendidikan jasmani dapat memanfaatkan
media visual yang umum dipergunakan seperti gambar atau foto atau VCD. Kedua
jenis media visual ini mempunyai beberapa kelebihan yaitu, mudah dibuat dan
digunakan, praktis, sederhana, dan relatit murah.
Beberapa kriteria yang perlu diperhatikan oleh guru dalam
memilih media visual. Diantaranya. media visual yang dipilih sesuai dengan
kurikulum, tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, mempertimbangkan kemampuan
dan keterampilan peserta didik, praktis dan sederhana, bersifat fleksibel,
multiguna, tahan lama, ekonomis, dan mudah digunakan oleh guru.
2.5
Penggunaan Media Visual
Azhar Arsyad (2005:92-93) memberikan gambaran mengenai
beberapa konsep penggunaan media visual a~ar efektif yaitu, bentuk media visual
dibuat yang sesederhana mung kin agar mudah dipahami, penggunaan media visual
untuk menjelaskan informasi yang terdapat teks, berikan pengulangan sajian
visual dan libatkan peserta didik di dalamnya, gunakan gambar untuk membedakan
dua konsep yang berbeda, keterangan gambar harus dicantumkan secara garis
besar, dan penggunaan wama harus realistik.
Banyak hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan media
visual dalam menopang proses pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar.
Pertimbangan-pertimbangan mulai dari fungsi ekonomis,
kepraktisan, dan manfaat yang diperoleh dari penggunaan media visual dijadikan
pertimbangan bagi seorang guru pendidikan jasmani terutama untuk memudahkan
dalam fungsi utamanya sebagi seorang pendidik dan pengajar.
Pengoptimalan media visual memberikan dampak psikologis bagi
guru, karena ia akan lebih memiliki rasa percaya diri dalam menyampaikan materi
atau pesan kepada peserta didik. Jika dilihat lebih lanjut sebenamya media
visual ini sudah tidak asing lagi bagi para guru pendidikan jasmani. Sebab,
sejak di bangku kuliah mereka sudah diberikan pengetahuan dan keterampilan
dasar pemanfaatan media pembelajaran sehingga, dalam situasi mengajar yang
sesungguhnya guru tinggal mengembangkan atau menciptakan media-media visual
baru yang lebih kreatif dan inovatif.
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Dengan menggunakan media visual secara tepat dan bervariasi
dapat mengatasi sikap pasif siswa. Sehingga menimbulkan gairah belajar,
memungkinkan interaksi langsung antara siswa, lingkungan, kenyataan, dan
memungkinkan siswa untuk belajar sesuai dengan minat dan kemampuannya.
Penggunaan media visual dalam pembelajaran dapat membantu anak dalam memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa. Penggunaan media visual pembelajaran dapat mempermudah siswa dalam memahami sesuatu yang abstrak menjadi lebih konkrit.
Penggunaan media visual dalam pembelajaran dapat membantu anak dalam memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa. Penggunaan media visual pembelajaran dapat mempermudah siswa dalam memahami sesuatu yang abstrak menjadi lebih konkrit.
3.2
Saran
Kami selaku penulis menyarankan agar pembaca menggunakan
media visual pembelajaran ini secara tepat dan bervariasi yang sesuai dengan
tingkat dan kemampuan berpikir anak didik. Untuk menyampaikan pesan
pembelajaran dari guru kepada siswa, sebaiknya guru juga menggunakan alat bantu
mengajar (teaching aids) berupa gambar, model, atau alat-alat lain yang dapat
memberikan pengalaman konkrit, motivasi belajar, serta dapat mempertinggi daya
serap siswa.
Langganan:
Postingan (Atom)